Friday, June 10, 2011

Ia berbaring dalam selimut hangatnya
Mendengarkan senandung lagunya
Terucap 'Tuhan,aku menginginkannya'
Ia pejamkan matanya
Ingin rasanya ia menangis
Melepas semua rindunya
Melepas semua sesak hatinya
Pikirannya melayang kembali
Terdengar canda tawa
Degup yang melaju tak tentu arah
Ia mendesah
Semua menjadi gelap
Semua menjadi hambar
Dan semua terasa hampa
Ia berkaca dan bertanya 'siapa kau disana?'
Ia menapaki bebatuan kecil
Menelusuri jalan gelap tak berujung dan sepi
Meraba-raba tak tentu arah
Berharap ada cahaya yang menerangi jalannya
Hati dan jiwanya sakit
Ia pun berujar lirih 'aku tersesat'






- Posted using BlogPress from my iPhone
Location:Ujarnya

No comments:

Post a Comment