Thursday, February 3, 2011

Movie Recomended: Tokyo Girl

 Even if 100 years time separates us, it feels like your heart is within inches

Bercerita tentang seorang gadis berusia 16 tahun dari tahun 2008 yang tidak sengaja menjatuhkan handphonenya setelah terjadi gempa bumi. Handphone yang jatuh itu ternyata menembus waktu kembali ke era Meiji pada tahun 1912 dan ditemukan oleh seorang pria yang bercita-cita menjadi seorang novelis.

Jika sudah pernah menonton Time Traveller: The Girl Who Leapt Through Time atau Lake House pasti sudah bisa menebak akan ke arah mana cerita ini. Kisah cinta tanpa mengenal jarak waktu. Berbeda dari dua film diatas yang mengutamakan jatuh cinta diantara keduanya *walau Time Traveller lebih dikemas dengan konyol, film ini lebih mengutamakan bahwa seseorang jangan pernah berhenti untuk berusaha mencapai mimpi-mimpinya.

Di film ini mereka terus berkomunikasi dengan handphone. Agak sedikit konyol melihat sang pria yang dari era Meiji komplit dengan kimono dan wajah jadul sambil berkomunikasi dengan handphone. Sayangnya pengenalan karakter pada sang gadis kurang banyak. Sehingga di beberapa adegan kita akan sedikit merasa skip-skip karena tiba-tiba sang gadis tahu akan hal-hal aneh dan terkesan terlalu pintar untuk gadis berusia 16 tahun.

Yang membuat saya terkagum-kagum saat adegan mereka berjalan kaki dan berusaha mencocokan daerah yang berjarak 100 tahun itu. Mereka berusaha menyamakan apakah toko-toko yang dari tahun 1912 masih ada di tahun 2008. Film ini berhasil membuat GAP yang apik sehingga perbedaan zamannya sangat berasa bagi penonton. Pergantian scene dari tahun 2008 ke 1912 atau sebaliknya pun dibuat sangat menarik sehingga penonton dapat merasakan koneksi diantara kedua karakter.

Secara keseluruhan film ini saya beri nilai 8, seandainya pengenalan karakternya banyak saya akan memberi nilai sempurna karena film ini berhasil membuat saya berdegup layaknya orang yang sedang jatuh cinta *blushing.

No comments:

Post a Comment